3
good day!
(cerita saya kali ini bertema ‘flashback’ gituuw)
waktu saya kuliah dulu, rentang taon 2000-2001, saya memulai kehidupan sosial saya di kampus saya dengan menyimpan ambisi menjadi orang ‘terkenal’
tapi catat! bukan karena kecantikan saya (la wong ndak cantik :-p ), atau kepintaran akademis saya (la wong suka mbolos dan lumayan sering dapat C
). tapi dari sikap sosial saya, dari perilaku saya, dan tentu saja dari pengamalan ilmu saya selama saya belajar.
gimana caranya yah? padahal saya ndak suka baca buku. yahh..saya coba pelan-pelan ikut kegiatan sana sini, kenalan ama senioren-senioren, banyak maen-maen di seputaran BEM dan (musholla)
akhirnya, saya bener-bener boleh dibilang menjadi orang ‘terkenal’ (dibutuhkan). tiap ada kegiatan apapun, saya adalah orang yang selalu siap dimintai bantuan, seberat apapun semasa ndak disuruh mikul tong air.hehe..saya jadi super sibuk, karena hampir semua kegiatan di kampus saya pegang. nahh..begitulah ‘keterkenalan’ saya dimulai. saya ndak mau nanggung. sekali terkenal, yaaa harus punya ‘bobot-bibit-bebet’ utk bisa dikenal. ndak ada serunya kalo terkenal karena orang lain, atau karena sudah berbakat terkenal
tapi ternyata, menjadi orang terkenal itu ndak enak (percaya dehh). semakin lama saya merebut perhatian temen-temen sekampus sampai ke dekanat dan dosen-dosen, semakin berbahaya resiko yang harus saya hadapi.
the worst thing is: TIDAK semua orang jadi suka sama saya!
aihh..saya bukan tipikal orang yg bisa hidup sendiri tanpa keberadaan temen-temen di sekitar saya. bagaimana resahnya saya waktu itu. tapi yaahhh..tidak ada jalan lain kecuali menghadapi semuanya dengan tenang dan sabar. pun ketika waktu itu pernah beredar kabar burung yang sangat menjatuhkan nama saya, dan saya harus kerja keras ekstra untuk mengembalikan nama baik saya karena sejujurnya, saya tidak pernah melakukan semua fitnahan yang diarahkan ke saya
thing i can say then, bersiaplah, diantara kesenangan pasti ada kepedihan. dan jika kita memiliki mental kuat untuk sukses, kita harus punya mental kuat untuk gagal pula …
paling enak terkenal tp ga dikenal ya..lho..maksute??maksutnya…karya kita dikenal orang banyak..meskipun mereka ga kenal diri kita…hehehee…
aku juga pernah mengalami kejadian yang sama, waktu sma, siapa sih yang nggak kenal padaku *hayah*. dan akhirnya, banyak teman pun banyak musuh, fitnah datang dari sana sini. cuape deh…
jadi pada waktu kuliah nggak ada lagi obsesi terkenal, yang ada obsesi untuk dikenang banyak orang (tentu aja yang baik2).
Wahh… aku lom pernah terkenal jeh, jadi ya manggut-manggut ajah
Tapi aku suka bagian epilognya, ya karena memang begitulah seharusnya. Dan orang yang sukses pasti mempunyai mental yang kuat, karena jika dia tidak bermental kuat, pasti dia akan jatuh pada kegagalan –haduh bahasa-ne– 
jadi inget lagu lama “Terkenal” dari Galery, yang nyanyi Cindy Fatika Sari..
“….
tak pernah kusesali
diriku yg sekarang ini
jadi terkenal tak punyai kebebasan diri
jadi diri sendiri
jalani saja hidup ini
lupakan semua mimpi-mimpi yg tak berarti
…….”